Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.Com
  • HOT NEWS
Fokus: IKA ITS dukung pelaksanaan Eco Campus ITS - Sunday, 25 December 2011 22:44
Fokus: Penting Partisipasi Alumni ITS Pada Setiap Kegiatan IKA ITS - Thursday, 17 November 2011 15:12
Fokus: Raker IKA ITS 2011 di Cilegon : ITS untuk Indonesia - Wednesday, 02 November 2011 10:52
Fokus: Irnanda Laksanawan Pimpin IKA ITS - Sunday, 09 October 2011 01:55
Fokus: Pemerintah Akan Dirikan Institut Teknologi Negeri Baru - Saturday, 08 October 2011 00:56
Fokus: Menkop UKM Dorong IKA ITS Tumbuhkan Wirausaha Muda - Friday, 07 October 2011 12:59
YOU ARE HERE Home Berita Jendela Kesahatan Pensiun Membuat Seseorang 10 Tahun Lebih Muda

Jendela Kesahatan

Pensiun Membuat Seseorang 10 Tahun Lebih Muda


Studi membuktikan bahwa tekanan mental dan psikologis akan hilang seiring habisnya masa kerja dan akan terasa efeknya selama 1 dekade.

Meski sudah banyak orang tahu dan memperkirakan bahwa jika seseorang berhenti pergi ke kantor tiap hari, hidupnya akan lebih baik, namun ternyata bagi kesehatan dampaknya jauh lebih baik dari yang diperkirakan.

Studi yang menghabiskan waktu 14 tahun ini menyebutkan bahwa semakin berat tuntutan suatu pekerjaan semakin signifikan efeknya terhadap masa pensiun. Peneliti mengatakan, sakit punggung dan leher juga dapat hilang. Begitu juga dengan depresi, asma dan stres yang memicu stroke.

"Pensiun berdampak sangat tinggi terhadap kesehatan, tergantung dari ketidaknyamanan pekerjaan Anda saat bekerja," ujar Hugo Westerlund, salah seorang peneliti dari The Stress Research Institute di Stockholm University seperti dikutip dari Dailymail, Rabu (11/11/2009).

"Secara tidak langsung, kita akan merasa 8 hingga 10 tahun lebih muda. Ini berdampak bagi semua kalangan, mulai dari para direktur hingga pekerja rendahan," tambah Westerland.

Hasil penelitian juga menunjukkan efek peremajaan ini tidak hanya bersifat sementara tetapi bertahan lama, dan sangat cepat melepaskan beban-beban di pundak. Tidak hanya akan merasa lebih muda 10 tahun, efeknya juag akan terasa hingga 10 tahun setelah pensiun.

"Perkembangan positif terhadap kesehatan akan tetap bertahan hingga 10 tahun setelah masa pensiun. Anda juga akan tidur lebih enak setelah pensiun," kata Westerlund.

Studi ini melibatkan 14.700 orang dan dilakukan dengan cara memantau kesehatan mental dan psikologis partisipan selama 7 tahun sebelum dan sesudah pensiun. Hasilnya, berbagai penyakit dan tekanan mental hilang permanen setelah pensiun.

Orang yang bekerja dalam tekanan adalah yang paling signifikan merasakan dampak peremajaan setelah pensiun. Studi ini berlawanan dengan studi sebelumnya yang dilakukan para peneliti dari University of Maryland AS. Mereka menyarankan agar orang pensiun sebaiknya tetap bekerja paruh waktu atau beraktivitas apa saja untuk menghindari penyakit diabetes, rematik dan hipertensi.

Serba-Serbi

Joomla Templates and Joomla Extensions by ZooTemplate.com
  • Berita Kongres IKA ITS di media online

    Berikut sejumlah berita terkait Kongres IKA ITS 2011: http://www.investor.co.id/national/wapres-buka-kongres-ika-its/21382 http://www.seputar-indonesia.com/edisicetak/index2.php?option=com_content&do_pdf\…

Jakarta : Royal Palace Building B-11, Jl. Prof. Dr. Soepomo SH, 178 A, Jakart Selatan Telp : (021) 83708013 fax : (021) 8314214
Surabaya : Jl. Cokroaminoto 12 A, Surabaya telp : (031) 5685556, fax : (031) 5619099 website : www.alumniits.com, e-mail : This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.